Tentang Pasrah…

Tadi malem ketemuan sama Teh @FitriYuliaa di Es Durian Pak Aip, enyaaakkk bangeett! Semangkok berdua lagi, romantis kronis kan?! Hahaha bilang aja ngirit. Di sela-sela obrolan, muncullah pembahasan tentang PASRAH. Beberapa waktu lalu ada salah seorang temen TehFit yang pernah nanya,

“Emang pasrah kaya gimana sih? Pasrah beda kan sama nyerah?”

terus katanya TehFit jawab, redaksinya mungkin ga persis kaya gini tapi semoga pesan intinya tetep sama,

“Kalau misalkan aku lagi meluk anak kecil terus anak kecil itu meraung-raung minta dilepasin, aku gak akan ngelepasin, malah makin meluk dia sekenceng-kencengnya. Sampai dia minta ampun, baru aku lepasin. Nah, pasrah teh kaya gitu.”

Oh, kalau selama ini kita terus menuntut, meraung-raung minta yang ini dan itu, begini dan begitu, padahal itu belum tentu baik bagi kita, ternyata Allah tak kunjung mengabulkan pinta kita, mungkin itu petunjuk Allah bagi kita untuk segera pasrah, berserah atas segala takdir-Nya.

Allah, ku serahkan segala ikhtiarku. Aku pada-Mu :”)

Advertisements